Kado untuk Akhwat
Ku tulis bait ini dalam rangkaian malamku yang panjang...
Ku ungkap getar ini dalam ragu yang tertahan...
Untukmu seorang Akhwat yang tak kunjung kutemukan...
Aku bersama semua pengabdianku yang tertunda...
Bersama sepotong cinta yang tak akan sempurna
Bila tidak juga kau ada...
Untuk calon istriku yang tidak ku tahu ada dimana...
Kelak bila kau kutemukan, izinkan senyumku melebur bersama bakti dan taatmu...
Izinkan cinta dan kehormatanku terpatri kuat untuk menjaga kehormatanmu...
Untuk calon istriku yang sedang berdakwah entah dimana...
Ketahuilah, bahwa aku Lelaki asing bagimu...
Nanti terangkanlah apa-apa yang tidak kumengerti darimu...
Terangkanlah apa-apa yang tidak tersukai darimu...
Agar Suami sholeh menjadi pemimpin mendampingimu...
Untuk calon istriku yang masih sibuk dalam penantianmu...
Menunggu menjadi kendaraan yang nyaman buatmu...
Menjadi rumah yang lapang untukmu...
Menjadi penunjuk jalan yang lurus untukmu...
Menjadi penyejuk hatimu...
Ketahuilah bahwa aku selalu mencarimu...
Dan Wahai engkau calon pengobat cintaku...
Bila nanti Allah rezekikan engkau untukku
Maka semoga aku juga menjadi rezeki mulia untukmu...
Bersama menyempurnakan separuh agama-Nya...
Menyemarakkan dakwah dengan para Jundi - jundi Allah...
Aku bersama kesederhanaan yang terbalut takwamu...
Bersama menggapai perjuangan ini...
Yang karenamu Allah semakin sayang padaku...
Pada dakwahku...
antara Kesempatan & Pilihan
Ketika kita bertemu orang yang tepat untuk dicintai, dan Ketika kita berada di tempat pada saat yang tepat, Itulah kesempatan, bukan pilihan. Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuatmu tertarik, Itu bukan pilihan, itu kesempatan. Bertemu dalam suatu peristiwa, bukanlah pilihan, Itupun adalah kesempatan.Namun,
Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, Bahkan dengan segala kekurangannya, Itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan. Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walaupun apapun yang terjadi, Itu adalah pilihan, bukan kesempatan. Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih banyak orang lain Yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasangan kita Dan kita tetap memilih untuk mencintainya, itu bukan kesempatan, Itulah pilihan.
Perasaan cinta, simpatik, tertarik, Datang bagai kesempatan pada kita dan lebih cepat dari kecepatan cahaya. akan tetapi, cinta sejati yang abadi adalah pilihan. Pilihan yang kita lakukan. Berbicara tentang pasangan jiwa, Ada suatu kutipan dari film yang mungkin sangat tepat :
Nasib membawa kita bersama, tetapi tetap bergantung pada kita bagaimana membuat semuanya berhasil !!!Pasangan jiwa bisa benar-benar ada. Dan bahkan sangat mungkin ada seseorang Yang diciptakan hanya untuk kita. Tetapi tetap berpulang pada kita untuk melakukan pilihan apakah engkau ingin melakukan sesuatu untuk mendapatkannya, atau tidak... Kita mungkin kebetulan bertemu pasangan jiwa kita, tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita, adalah pilihan yang harus kita lakukan.
Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai TETAPI untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna.